Komentar Bank Dunia soal Program Makan Siang Gratis Prabowo

- Penulis

Jumat, 1 Maret 2024 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Bank Dunia ikut bersuara soal program makan siang dan susu gratis yang dijanjikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen meminta Indonesia harus tetap patuh dengan aturan defisit fiskal.

“Kami masih menantikan (rincian program makan siang dan susu gratis). Untuk Indonesia, pada dasarnya berpegang pada pagu defisit fiskal yang telah ditetapkan sebesar 3 persen dari produk domestik bruto (PDB), sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” komentar Satu, dikutip dari Antara, Rabu (28/2).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu berpesan Pemerintah Indonesia harus menetapkan dengan pasti bentuk dan sasaran program tersebut. Setelah itu, baru bisa dibandingkan dengan sumber daya yang dimiliki saat ini.

Ia menegaskan program yang dijanjikan Prabowo-Gibran itu perlu direncanakan dengan matang, khususnya dalam aspek anggaran.

Baca Juga :  Budiman Sudjatmiko Nilai Dukungan JK kepada Anies-Muhaimin Tak Pengaruhi Prabowo-Gibran

“Tergantung program seperti apa yang akan dilaksanakan dan bentuknya apa. Semua rencananya harus benar-benar dipersiapkan dan biayanya juga dipersiapkan,” tandasnya.

Program ini diklaim sudah mulai dibahas dalam persiapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.

Bahkan, sejumlah menteri di Presiden Joko Widodo mengamini adanya pembahasan tersebut dalam Rapat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada Senin (26/2).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan ada sekitar 70,5 juta orang yang kemungkinan menjadi penerima makan siang dan susu gratis tersebut. Ini terdiri dari 22,3 juta anak balita, 7,7 juta anak TK, 28 juta anak SD, dan 12,5 juta anak SMP hingga Madrasah.

Sedangkan alokasi anggarannya akan menyesuaikan dengan jumlah penerima tersebut. Namun, Airlangga menyebut kisaran per anak mendapatkan jatah makan siang gratis Rp15 ribu, di luar susu.

Baca Juga :  Survei IPS: Prabowo-Gibran 51,8% Anies-Imin 21,3%, Ganjar-Mahfud 19,2%

Di lain sisi, Presiden Jokowi membantah rapat awal pekan ini secara spesifik membahas program makan siang dan susu gratis Prabowo-Gibran.

“Ndak ada, ndak ada. Hanya dalam sidang kabinet paripurna saya sampaikan bahwa program-program presiden terpilih harus sudah dimasukkan dalam rencana anggaran 2025,” ucap Jokowi usai menghadiri acara Rapim TNI/Polri di Cilangkap, Jakarta Timur.

“Tidak ada pembicaraan secara spesifik mengenai tadi yang disampaikan (program makan siang),” tegasnya.

Di tengah isu pembahasan program makan siang dan susu gratis tersebut, pemerintah sampai harus memperlebar defisit APBN 2025, dari 2,29 persen di tahun ini menjadi 2,45 persen-2,8 persen.

Follow WhatsApp Channel Patriotdesa.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dede Yusuf Dianggap Pemimpin Potensial Jawa Barat 1
Hasil Resmi KPU: Prabowo-Gibran Dominasi Jabar, Berikut Detailnya Baca artikel CNN Indonesia
ETOS : Hak Angket Buang-Buang Energi Saja
ETOS: PDIP, PKS, dan Gerindra Masuk 3 Besar Partai yang Lolos Parliamentary Threshold
Kubu Prabowo-Gibran Bela Jokowi soal Presiden Boleh Kampanye, Sebut Sesuai UU tapi…
TKN Prabowo-Gibran Nilai Jokowi Masih Netral
Cerita Erick Thohir, Alumni AS, dan Dukungan ke Prabowo-Gibran
Survei IPS: Prabowo-Gibran 51,8% Anies-Imin 21,3%, Ganjar-Mahfud 19,2%

Berita Terkait

Sabtu, 9 Maret 2024 - 12:37 WIB

Dede Yusuf Dianggap Pemimpin Potensial Jawa Barat 1

Sabtu, 9 Maret 2024 - 11:33 WIB

Hasil Resmi KPU: Prabowo-Gibran Dominasi Jabar, Berikut Detailnya Baca artikel CNN Indonesia

Jumat, 1 Maret 2024 - 11:12 WIB

Komentar Bank Dunia soal Program Makan Siang Gratis Prabowo

Rabu, 21 Februari 2024 - 09:13 WIB

ETOS: PDIP, PKS, dan Gerindra Masuk 3 Besar Partai yang Lolos Parliamentary Threshold

Kamis, 25 Januari 2024 - 14:07 WIB

Kubu Prabowo-Gibran Bela Jokowi soal Presiden Boleh Kampanye, Sebut Sesuai UU tapi…

Kamis, 25 Januari 2024 - 12:37 WIB

TKN Prabowo-Gibran Nilai Jokowi Masih Netral

Rabu, 24 Januari 2024 - 11:20 WIB

Cerita Erick Thohir, Alumni AS, dan Dukungan ke Prabowo-Gibran

Rabu, 17 Januari 2024 - 12:54 WIB

Survei IPS: Prabowo-Gibran 51,8% Anies-Imin 21,3%, Ganjar-Mahfud 19,2%

Berita Terbaru

Prabowo

Prabowo ke Macron: C’est un Grand Honneur Pour Moi

Sabtu, 9 Mar 2024 - 12:56 WIB

Opini

Dede Yusuf Dianggap Pemimpin Potensial Jawa Barat 1

Sabtu, 9 Mar 2024 - 12:37 WIB